Industri kendaraan listrik global terus tumbuh pesat. Noor Adhami, Kepala Perbankan Internasional Global di HSBC, menyoroti peran unik dan dominan Indonesia dalam sektor ini. HSBC berkomitmen mendukung perusahaan yang ingin memasuki sektor kendaraan listrik dan memanfaatkan peluang pertumbuhan lebih luas di Indonesia.
Indonesia, sebagai salah satu kekuatan ekonomi di Asia Tenggara dengan PDB lebih dari US$1 triliun, memiliki cadangan nikel terbesar dan cadangan kobalt terbesar ketiga di dunia. Ini menjadikannya pusat penting dalam sektor kendaraan listrik dan lokasi menarik bagi investasi asing.
Seperti dikutip dari The Jakarta Post oleh Josa Lukman, Pada Forum Investasi HSBC 2024 bertema “Electrifying Indonesia: Unleashing the Potential of Electric Vehicles Ecosystem” di Jakarta. Adhami membahas peluang investasi yang melimpah di seluruh rantai pasokan kendaraan listrik. Forum ini mempertemukan para ahli industri, pembuat kebijakan, perusahaan, dan investor untuk mendorong kolaborasi lebih erat. Dan diskusi mengenai tren sektor serta cara memaksimalkan potensi Indonesia sebagai pemain utama dan berkelanjutan dalam industri ini.
Pada sesi pembukaan, Kantor Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Maritim mengungkapkan bahwa Indonesia kini menjadi produsen mobil penumpang nomor satu di ASEAN.
Indonesia memiliki posisi yang menguntungkan. Sebagai pasar otomotif terbesar di ASEAN dan produsen otomotif terbesar kedua setelah Thailand. Aliran investasi asing langsung (FDI) yang kuat dan minat global pada kendaraan listrik dan energi terbarukan. Indonesia siap untuk pertumbuhan lebih lanjut. HSBC, sebagai bank internasional terkemuka di ASEAN, siap mendukung perusahaan lokal dan asing yang berinvestasi di sektor ini, tambah Adhami.
Pemerintah Indonesia menetapkan target ambisius mencapai netralitas karbon pada 2060 atau lebih cepat. Mereka juga menargetkan produksi 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta sepeda listrik pada 2030. Kapasitas produksi baterai EV Indonesia diproyeksikan mencapai 140 gigawatt-jam, sementara kapasitas produksi kendaraan listrik per tahun diproyeksikan mencapai 600.000 mobil listrik dan 2,5 juta sepeda motor listrik.
Analis pasar memperkirakan pasar kendaraan listrik Indonesia akan melebihi US$20 miliar pada 2030. Industri nikel dan hilir kendaraan listrik diperkirakan berkontribusi 0,5 persen poin terhadap pertumbuhan PDB untuk mencapai 5,8 persen pada 2028. Indonesia juga diproyeksikan tumbuh dalam dekade mendatang saat mendaki rantai nilai manufaktur dari bijih hingga logam olahan dan kendaraan listrik, yang memiliki potensi besar menarik FDI.
Adhami menekankan pentingnya mengintegrasikan proses dan teknologi berkelanjutan dalam operasi dan keputusan investasi untuk menghindari dampak lingkungan negatif dari pengolahan nikel. Adhami juga menyarankan investor untuk memperhatikan inovasi teknologi agar baterai berbasis nikel tetap kompetitif.
Indonesia menghasilkan hampir 36 persen PDB ASEAN, menarik investasi asing langsung (FDI) sebesar US$47 miliar pada 2023 dan berkontribusi sekitar 41 persen dari populasi wilayah tersebut. Populasi muda dan kelas menengah yang berkembang pesat menciptakan permintaan masa depan dan mendorong ekonomi lebih lanjut. Studi HSBC Global Connections menemukan 25 persen perusahaan yang disurvei berencana ekspansi ke Indonesia dalam dua tahun ke depan, sementara 68 persen perusahaan yang sudah beroperasi di negara ini merencanakan pertumbuhan prioritas.
Adhami juga menyoroti pentingnya bermitra dengan bank yang memahami seluk-beluk pasar lokal. “Kami memiliki jaringan kuat di pasar dan bekerja sama dengan badan pemerintah. Serta memiliki hubungan erat dengan Kamar Dagang dan Industri serta Kementerian Investasi. Kami juga terhubung dengan jaringan HSBC di luar Indonesia untuk memahami apa yang ada di benak investor asing,” katanya.
HSBC merayakan 140 tahun di Indonesia tahun ini. Ini adalah pasar penting bagi HSBC, yang menawarkan rangkaian produk dan layanan lengkap. “Indonesia adalah pasar yang menguntungkan di setiap aspek. Inilah saatnya Indonesia bersinar,” tutup Adhami.
